Kamis, 21 September 2017

DINAMIKA'S MORAL VALUE


Bangun pagi , bertas ransel , kemeja putih lengan panjang , celana hitam , dasi hitam , kepala botak dan topi dinamika. Begitulah hari hari ospek di kampus Ali Wardhana PKN STAN. Memang aneh dan tak biasa rasanya melihat anak anak dari kampus lain menjalani ospek dengan rambut terbaik mereka dan mampu mengabadikannya di dalam instastory mereka.

Pelaksanaan DINAMIKA memang terbilang seru , bahkan bisa dibilang telah menjadi salah satu hard-to-forget moment dalam kehidupan saya. Namun , euphoria dinamika itu seakan-akan buyar karena kehadiran salah satu bagian panitia DINAMIKA , namanya P2 yang memiliki kepanjangan penilaian dan penugasan.

Kalau di kampus lain ada koordinator lapangan , maka di STAN ada yang namanya P2.Memakai almamater dengan ikatan berwarna merah di lengannya dan para muka yang benar benar judes siap mendidik dan mengawasi pelanggaran pelanggaran yang dibuat oleh mahasiswa dan mahasiswa baru.

 "mereka kenapa sih marah marah terus?" , "air di botolnya cuma kurang dikit kok , ngapain kena pelanggaran sih" , "warna sepatu aja dipermasalahin" adalah salah satu dari sebagian banyak komentar mahasiswa dan mahasiswa baru mengenai jalannya acaranya DINAMIKA ini.Meskipun saya tidak membuat pelanggaran agar tidak terkena semprot para panitia P2 , tetap saja rasanya agak kesal juga melihat mereka marah marah.

"kami berteriak seperti ini bukan karena kami merasa senior! kami disini hanya ingin mengajarkan pada kalian, maba dan miba bagaimana cara menjadi disiplin dan tanggung jawab!" itulah kalimat yang keluar sebagai jawaban dari para panitia P2 kepada mahasiswa dan mahasiswi baru yang memiliki anggapan kalau P2 ini bersikap senioritas. Namun , setalah saya berpikir jernih , memang benar adanya kalau tugas tugas dan aturan yang diberikan oleh P2 memiliki suatu nilai filosofi yang tak terlihat.

Misalkan , moving dari satu gedung ke gedung lain memiliki arti bahwa sebagai punggawa keuangan negara harus memiliki jiwa dan raga yang kuat dan tidak mudah tumbang , jumlah bawaan barang yang harus sesuai memiliki arti bahwa kita harus bertanggung jawab atas perintah dan tugas yang diamanatkan ke kita. Masih banyak lagi berbagai macam penugasan yang memiliki makna untuk kehidupan kita sehari hari.Intinya tugas tugas DINAMIKA mengajarkan kami untuk menjunjung tinggi nilai nilai kementerian keuangan, yaitu INTEGRITAS , PROFESIONALISME , SINERGI , PELAYANAN dan KESEMPURNAAN.

Akhir kata , DINAMIKA bukanlah sesuatu yang memberatkan kita , melainkan sebagai sarana untuk diri kita menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya sebagai bekal kita menghadapi tantangan dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar